Langsung ke konten utama

Suatu Sore di Jatayu

Suatu Sore kuingat suatu tempat
Tempat suatu ceritera pernah mencuat
perlahan mengaliri lagi kanal-kanal yang kering dan mati
Mati karena waktu, mati karena rindu

Perlahan nanar ini susuri lagi wajah-wajah lugu
wajah-wajah mengenang dan terbayang pada rindu
Ah, sepertinya wajah-wajah itu telah mati suri selama sewindu
Atau aku yang terlalu kaku ? hingga wajah-wajah kenangan itu aku rendam dalam sendu

Suatu Hari di Jatayu
Wajah manis bermata sipit
menggandeng tanganku
kukenal dia sebagai kasih
Walau sulit kuterka itu asli atau palsu

Kini dalam pendulum yang berjalan maju
Mata sipit itu kembali bertatap dengan mataku
mengenang masa-masa kisah kasih
Dimana ceritera berhembus hamburkan rasa,
Seperti daun-daun jingga musim gugur
Mengikut arus angin romantis

Jatayu, Jalan Cendrawasih, Sewindu yang lalu
Kuputar lagi memoir memoir, laksana dejavu
Diantara kisah tangan tergamit, aku dan gadis bermata sipit

Dulu ku rengkuh tangannya
kini hadirnya rengkuhkan cerita
Bahwa di Jetayu pernah terkisah Rama dan Shinta

Yogyakarta,16042014

Komentar

Posting Komentar