Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

Warung Dipojokan

Dalam deretan bangku panjang Senada dalam cerita yang keluar Dari para pembuang penat disiang dan di malam bahkan pagi pun demikian Dalam rentetan bangku yang panjang saksi bisu bertelinga setia akan cerita kehidupan Pada para buruh bangunan Pada para guru honorer Pada siswa bengal yang membolos ditengah pelajaran Bersatu memadu dalam kegamangan Yang lebur dalam gelas gelas penyegar dan kudapan pelepas penat. Dihadapan bangku yang merentet Disitulah telinga dipasang dan peluk dihampar Bagi mereka yang ingin meratap akan suka duka kehidupan Yk,22 Mei 2014 Dalam deretan bangku panjang Senada dalam cerita yang keluar Dari para pembuang penat disiang dan di malam bahkan pagi pun demikian Dalam rentetan bangku yang panjang saksi bisu bertelinga setia akan cerita kehidupan Pada para buruh bangunan Pada para guru honorer Pada siswa bengal yang membolos ditengah pelajaran Bersatu memadu dalam kegamangan Yang lebur dalam gelas gelas penyegar dan kudapan pelepas penat. ...

Sajak Galau Kemarin

Kemarin Kemarin adalah waktu  waktu sebelum sekarang sekarang adalah cerita cerita dimana musabab nya adalah kemarin kemarin adalah duka meski kemarin pun berisi suka Kemarin banyak mudi muda terutama mereka yang baru Sma Puluhan cerita dan suka dihampar pada angan Yang mereka hias pula dengan ribuan cita dan kesenangan masa depan Namun kemarin tetaplah kemarin Takdir tak dapat diukir oleh tangan makhluk Segala angan dan cita yang terkadang muluk Kini semua hanya terpendam dan meringkuk Kemarin adalah kemarin Ingin kucerita pada kalian wahai pemuda Walau daku pun muda (keliatannya) Bahwa samudra nan luas Bumi nan lebar Hamparkan ribuan cerita dan misi misi petualangan Tak hanya suka duka semu yang kau goreskan pada angan Ya, ini hanya coretan.  Coretan tentang olokan  Padaku Dua tahun yang lalu Yogya, 28 Mei 2014